Unsur Halogen

Friday, January 18th 2013. | kimia, rumus kimia

Unsur Halogen – Setelah kemarin kita bermain mengenai unsur gas mulia, sekarang kita bermain lagi dengan unsur kimia yaitu unsur halogen. Unsur halogen adalah nama lain dari unsur kimia golongan VII A. Unsur halogen terdiri dari F, Cl, Br, I, At. Biar cepet ngapalinnya ini jembatan keledainya,
Fiuuu uiiit Color Biruu Antik Euy
Sebenarnya ada satu lagi unsur halogen yaitu UUs (Ununseptium) yang belum ditemukan. Halogen merupakan unsur yang reaktif. Unsur ini dikenal sebagai unsur pembentuk garam karena mudah bereaksi dengan logam dan membentuk garam. Nama Halogen sendiri sebetulnya berasal dari bahasa prancis yang diserap dari bahasa yunani.

Konfigurasi Elektron Unsur Halogen (VIIA)
Konfigurasi elektron terakhir dari unsur halogen adalah ns2 np3. Berikut tabel lengkapnya

Unsur Halogen
F
2,
7
Cl
2,8,
7
Br
2,8,18,
7
I
2,8,18,18,
7
At
2,8,18,32,18,
7
7
elektron valensi

Sifat-Sifat Unsur Halogen
berikut ini sifat kimia dan sifat fisika unsur halogen

  1. Sangat Reaktif dikarenakan atomnya memiliki keelektronegatifan yang sangat besar (jumlah elektron valensinya 7)
  2. Kenegatifannya semakin berkurang dengan bertambahnya jumlah elektron. Jadi semakin kebawah (dalam satu golongan) semakin tidak reaktif.
  3. Merupakan atom yang membentuk molekul dwiatom (X2) yang bisa beraksi sama baiknya dengan logam maupun nonlogam.
  4. Nilai potensial reduksi yang besar (Flor paling besar), sehingga semua unsur halogen merupakan oksidator (pemicu oksidasi) yang kuat.
  5. Dapat melakukan reaksi dispoporsionisasi atau auto redoks jika bereaksi dengan basa kuat.
  6. Unsur halogen mempunyai warna-wana yang menarik. Dalam suhu kamar F2 berwarna kuning muda, Cl2 berwarna hijau kekuningan, Br2 merah coklat, dan I2 warnanya ungu.
  7. Unsur Astatin tidak terdapat di alam dan dibuat secara sintetik. Isoto At yang paling stabil adalah 85At210 dengan t2/3 = 8,3 jam
  8. Jika membentuk asam halida (Hidrogen + Unsur Halogen) makan semakin kebawah akan semakin besar kekuatan asamnya.
  9. Semua unsur halogen ada dalam bentuk molekul diatomik, yang berwujud gas, cair, dan padat. F berwujud gas dan berwarna kuning pucat, Cl berwujud gas dan berwarna hijau kekuningan, B rberwujud cair dan berwarna merah coklat dan I berwujud padat dan berwarna ungu hitam. Tapi I dapat berubah wujud pada suhu kamar menjadi gas berwarna ungu-biru

Ion Halida
Ion halida adalah ion yang berasal dari unsur halogen seperti F-, Cl-, Br-

Pembuatan Unsur Halogen
Halogen dibuat dengan melalui proses oksidasi dari ion halidanya (X) untuk kemudian menghasilkan (X2) dengan rumus reaksinya
2X –> X2 + 2e
untuk pembuatan fluor (F2) dilakukan melalui reaksi elektrolisis dari senyawa KHF2 di dalam suatu tempat yang terbuat dari logam monel.

Manfaat Unsur Halogen dan Senyawa Halogen

Menurut yang rumushitung cuplik dari kamusq.com beberapa manfaat dari senyawa halogen

1. Senyawa Halogen dengan logam seperti NaCL (Natrium Klorida) atau yang lebih sobat hitung kenal dengan garam dapur berfungsi sebagai bahan penyedap masakan, bahan pengawet dan untuk meningkatkan salinitas bahan.
2. Senyawa Halogen yang berikatan dengan Alkana akan membentuk Alkil halida seperti CFC (CloroFlouroCarbo), HCFC, HFC, dll yang berfungsi sebagai pendingin, bahan baku aerosol, pelarut dan pembersih kering pada berbagai jenis pengeringan minyak.
3. Senyawa Halogen yang bereaksi dengan alkena membentuk senyawa halogenalkena seperti Kloroetena dan Tetrafluoroetena yang berfungsi dalam pembuatan plastik PVC dan PTFE.
4. Senyawa Halogen yang bereaksi dengan hidrogen membentuk asam Halida seperti asam klorida yang berfungsi untuk mengekstraksi logam.






Yuk Bagikan

Leave a Reply

Artikel Tips Berhitung Terkait Unsur Halogen