Mengenal Kingdom Protista

Saturday, February 15th 2014. | biologi

Apa itu Protista?

[su_dropcap]P[/su_dropcap]ernahkan sobat mengalami penyakit diare? Usut punya usut penyebab dari penyakit diare bukanlah dari sebangsa bakteri ataupun virus. Yang menjadi penyebab bakteri adalah Balantidium coli yang merupakan salah satu jenis protista yang menyerupai hewan. Kali ini rumushitung akan mengajak sobat belajar secara global (umum) mengenai protista. Dalam sistem klasifikasi lima kingdom Whittaker selain ada monera, jamur, tumbuhan, dan hewan juga ada tambahan satu kingdom lagi yang dinamakan kingdom protista. Kingdom Protista adalah kelompok organisme eukariotik uniseluler dan multiseluler. Berbeda dengan organisme eukariotik lainnya seperti jamur, tumbuhan, dan hewan, protista tiak memiliki jaringan yang sebenarnya layaknya yang dimiliki jamur, tumbuhan, dan hewan.

Ciri-ciri Protista

1. Eukariotik, sudah memiliki membran inti.
2. Ada yang cuma satu sel (uniseluler) dan ada yang banyak sel (multiseluler)
3. Hidup bebas koloni/soliter dan simbiosis
4. Beberapa meiliki alat gerak sederhana
5. Ada yang punya pigmen warna (alga)
6. Ada yang autotrof (memproduksi makanan sendiri) ada juga yang heterotrof dengan menyerap atau menelan makanan.
7. Belum memiliki sistem jaringan yang jelas.

Klasifikasi Protista

Anggota yang masuk dalam kingdom protista punya morfologi dan cara hidup yang berbeda dari makhluk hidup eukariotik lainnya. Akan tetapi ia punya sifat-sifat yang menyerupai makhluk hidup eukariotik tersebut. Anggota protista ada yang punya sifat layaknya jamur, tumbuhan maupun hewan.

Protista Menyerupai Jamur

Dikatakan menyerupai jamur karena protista jenis ini juga menghasilkan spora, bersifat heterotrof, parasit, dan juga pengurai. Yang membedakannya dengan jamur sejati adalah dari segi struktur sel, cara reproduksi, dan juga siklus hidupnya. Dinding sel dari protista yang menyerupai jamur terdiri dari selulosa sedangkan jamur sejati terdiri dari polisakarida. Sel protista mirip jamur biasanya punya cambuk (flagel) sedangkan sel jamur sejati tidak memiliki itu.

Angota dari kelompok protista ini ada 2. Protista jamur air dan protista jamu lendir.

Jamur Air (Oomycota)

Jamur air bisa sobat jumpai pada sisa-sisa tumbuah yang di sungai, danau, atau aliran air. Ia mendapatkan makanan dari sisa-sisa tumbuhan tersebut.  Bebrapa contoh dari jamur air seperti Plaspopora viticola (penyebab busuk pada anggur), Saprolegnia (hidup menempel pada hewan air), Phytophthora infestans (penyabab busuk pada tomat dan kentang.

Jamur air bisa mereproduksi melalui dua cara, seksual dan aseksual. Secara seksual melalui zoospora (spora berflagel) yang keluar dari sporangium. Zoospora akan tumbuh menjadi jamur air ketika menemukan tempat yang tepat. Reproduksi seksual melalui penyatuan gamet jantan yang dihasilkan oleh anteridium dan gamet betina yang dihasilkan oleh oogonium meghasilkan zigot diploid yang akan menghasilkan spora.

Jamur Lendir (Myxomycota)

Jamur ini termasuk organisme fagosit karena ia dapat memakan bakteri, hama, spora, atau komponen organik yang terdapat di alam. Dalam siklus hidupnya jamur lendir bisa berupa sel bebas yang dapat membelah secara mitosis atau sering disebut sel amooeboid. Ketika di lingkungan yang kekurangan makanan sel-sel amoeboid ini berkumpul menjadi satu (agregasi) yang kemudian bergerak ke lingkungan yang lebih mendukung pertumbuhannya.

Protista Menyerupai Tumbuhan

Coba sobat amati sebuah kolam atau selokan, jika sobat menemukan bahwa airnya tampak kehijauan, besar kemungkinan dalam kolam atau selokan air tersebut banyak terdapat protista yang menyerupai tumbuhan. Protista yang menyerupai tumbuhan lebih akrab kita kenal dengan nama ganggang atau algae. Untuk lebih mudah mengidentifikasi keberadaan ganggang, berikut ciri-cirinya.

Ciri-ciri Ganggang

  1. Ukurannya beraneka ragam, ada yang berukuran mikroskopis (tidak tampak mata telanjang) seperti navicula, ada juga yang berukuran sangat besar seperti Macrocystis yang mencapai puluhan meter.
  2. Ganggang ada yang uniseluler dan multiseluler. Untuk yang bersel satu ada yang hidup berkoloni dengan bentuk-bentuk yang unik seperti bentuk bola, koma, ataupun cakram. Ada yang hidup individual. seperti Chlorella.
  3. Ganggang multiseluler ada yang berbentuk benang dan lembaran.
  4. Bereproduksi dengan dua cara seksual dan aseksual.
  5. Sebagian besar hidup di habitat berair seperti kola, danau, sungai, laut, rawa, tanah basah, batu, dan pohon.
  6. Ganggang dapat membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis dengan memanfaatkan bahan-bahan organik dan cahaya matahari.

Klasifikasi Ganggang

Para ahli mengklasifikasikan ganggang berdasarkan pigmen warna yang dominan, komponen penyusun dinding sel, bentuk cadangan makanan, jumlah dan posisi flagelum. Berdasarkan kriteria tersebut didapatkan enam kelompok besar ganggang yaitu:

1. Euglenophyta
2. Ganggang Hijau (Chlorophyta)
3. Ganggang Keemasan (Chrysophyta)
4. Ganggang Api (Pyrophyta)
5. Ganggang Merah (Rhodophyta)
6. Ganggang Cokelat (Phaeophyta)
untuk detail pembahasan masing-masing ganggang, InsyaAlloh akan rumushitung sajikan di postingan berikutnya.

Manfaat Gangang

Manfaat protista menyerupai tumbuhan ini cukup banyak bagi kehidupan manusia. Ganggang punya nilai ekonomis yang cukup tinggi. Hingga saat ini ganggang telah banyak dimanfaatkan untuk berbagai hal diantaranya

1. Ganggang jenis Ulva, Caulerpa, dan Enteromorpha telah banyak digunakan sebagai bahan makanan pengganti sayuran

2. Laminaria digitalis dimanfaatkan sebagai obat gondok karena mampu menghasilkan senyawa iodium.

3. Ganggang cokelat banyak digunakan sebagai pupuk alami karena banyak mengandung kalium yang diperlukan tanaman.

4. Diatom (ganggan keemasan) sisa-sisa dari cangkangnya dapat membentuk tanah diatom yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan peledak, campuaran semen, bagah gosok, dan isolasi.

5. Ganggang merah seperti Eucheuma dan gelidium banyk digunakan dalam industri pembuatan gelatin untuk bahan agar-agar.

Protista Menyerupai Hewan

Lama lain dari protista yang menyerupai hewan adalah protozoa. Asal sobat tahu, hingga saat ini ada lebih dari 60 ribu protista yang menyerupai hewan. Istilah protozoa sendiri berasala dari bahasa Yunani proto dan zoa. Proto berari pertama dan zoa artinya hewan. Protozoa dianggap sebagai cikal bakal dari hewan sejati. Agar sobat lebih kenal jauh tentang protozoa yuk simak uraian berikut

Ciri-Ciri Protozoa

  1. Protozoa berukuran mikroskopis. Ukuran mereka variatif mulai dari yang paling kecil 10 mikron hingga yang paling besar 200 mikron. .
  2. Protozoa bersifat heterotrof. Ia hidup dengan memakan bakteri, sampah organisme, atau protista jenis lainnya.
  3. Protozoa berperan penting dalam mengendalikan populasi bakteri.
  4. Protozoa hidup soliter atau berkoloni pada habitat yang sangat beragam. Ada yang hidup di air tawar, air laut, tanah, sungai, maupun tubuh organisme lain.
  5. Sebagian besar dari protozoa reproduksinya malalui cara aseksual dengan pembelahan binner.

Perlu sobat ketahui yang paling membedakan antara protozoa dengan hewan sejati adalah struktur tubuhnya. Protozoa merupakan makhluk hidup uniseluler sedangkan hewan sejai merupakan makhluk hidup multiseluler. Persamaan yang paling nyata antara protzoa dengan hewan sejati adalah sama-sama memiliki alat gerak yang berfungsi untuk membantu bergerak secara bebas dan memperoleh makanan.

Klasifikasi Protozoa

Protozoa diklasifikasikan menjadi empat kelas berdasarkan pada alat geraknya. 4 Kelas tersebut adalah

1. Rhizopoda (Sarcodina) –> alat gerakanya berupa akar
2. Cilliata (Ciliophora) –> alat geraknya berupa rambut halus
3. Flagellata (Matigophora) –> alat geraknya berupa flagel atau cambuk
4. Sporozoa (Apicomplexa) –> mempunyai bentuk spora pada salah satu fase hidupnya

untuk klasifikasi lebih lengkapnya bisa sobat lihat pada bagan berikut

protista - klasifikasi protozoa

Peranan Protozao dalam Kehidupan Manusia

Peran Menguntungkan

1. Protozoa membantu mengendalikan populasi bakteri.
2. Di perairan laut protozoa juga merupakan zooplakton dan bentos yang merupakan sumber makanan bagi berbagai ikan dan hewan laut lainnya.
3. Cangkang foraminifera merupakan petunjuk dalam pencarian sumber daya minya dan gas bumi
4. Tanah endapan dari cangkang radiolaria bisa digunakan sebagai bahan penggosok.

Peran Merugikan

1. Plasmodium menjadi penyebab epenyakit malaria
2. Balntidium coli menyebabkan diare
3. Trichomaonas vaginalis merupakan parasit pada alat kelamin wanita
4. Leishmania penyebab penyakit kala azar.
5. Tripanosoma brucei penyebab penyakit tidur afrika.
6. Entamoeba histolytica menyebabkan penyakit disentri.

Demikian sobat rangkuman umum dan singkat mengenai kingdom protista. Untuk pembahasan lebih lengkap dari masing-masing famili dan kelas akan kami sajikan pada postingan selanjutnya. Semoga bermanfaat.







Yuk Bagikan

Leave a Reply

Artikel Tips Berhitung Terkait Mengenal Kingdom Protista