Amonia, Sifat dan Manfaatnya

Friday, December 5th 2014. | kimia

 Amonia adalah salah satu jenis senyawa kimia yang secara alami ada di alam dan tubuh kita. Senyawa amonia terdiri dari satu atom nitrogen dan tiga atom hidrogen yang masing-masing berikatan kovalen dengan aton N. Senyawa amonia mempunyai rumus NH3. Amonia dapat dijumpai dalam bentuk cair maupun gas. Berikut uraian selengkapnya.

Sifat-Sifat Amonia

Sifat Fisika Amonia

  • Amonia dalam suhu kamar berwujud gas yang tidak berwarna.
  • Memiliki bau yang sangat menyengat dan mempunyai rasa seperti logam alkali atau sabun. Ketika dihirup bisa membua air mata mengalir.
  • Lebih ringan dari udara sehingga akan bergerak ke atas pada keadaan normal. Gas ini sering jatuh ke bawah dan terakumulasi bersama air hujan.
  • Amonia larut dalam air. Perbandingannya 1 liter air berbanding dengan 1300 liter volume gas amonia. Karena kelarutannya dalam air sangat tinggi gas ini jarang dijumpai di atas permukaan air.
  • Gas amonia dapat dengan mudah diubah wujudnya ke cair dengan mengkondisikannya pada tekanan 8 sampai dengan 10 atmosfer (atm).
  • Gas amonia mendidih pada suhu 239º K (-35º C) pada tekanan 1 atm.

Struktur Senyawa Amonia

struktur senyawa amonia structure senyawa amonia

Senyawa amonia adalah senyawa dengan ikatan kovalen. Coba sobat perhatikan struktur titik pada gambar diatas, unsur N dan H masing masing berikatan dengan saling menggunakan pasangan elektron yang sama (selengkapnya ikatan kovalen). Jika dilihat dari bentuk molekulnya, amonia terbentuk dari tumpang tindih tiga buah orbital sp3 hibrida dan tiga orbital hidrogen. Bentuk molekul amonia adalah primida trigonal seperti tampak pada gambar di atas.

Sifat Kimia Amonia

Stablilitas Termal

Amonia termasuk senyawa yang sangat stabil.  Akan tetapi ia masih dapat diuraikan atau didekomposisi menjadi unsur nitrogen dan hidrogen dengan katalis logam panas dan dialiri arus listrik. Reaksinya

2NH3 → N2 + 3H2

Keterbakaran

Amonia mudah terbakar di udara. Ia akan terbakar oleh oksigen di atmosfer menurut reaksi di bawah ini dan menghasilkan gas nitrogen dan uap air.

4NH + 3O2 → 2N2 + 6H2O

Molekul dari senyawa amonia memiliki kecenderungan kuat untuk menymbangkan sepasang elektron dari atom nitrogen ketika bereaksi.  Dengan dimikian menurut teori asam basa lewis ia adalah basa kuat. Akan tetapi dalam larutannya amonia adalah basa yang lemah. Ketika dilarutkan dengan air ammonia terionisasi menurut reaksi

reaksi ionisasi amonia

Derajat ionisasi amonia dalam larutan tersebut sangat rendah sehingga larutan amonia adalah basa lemah.

Reaksi dengan Logam

Amonia akan teroksidasi ketika direaksikan dengan oksida logam pada suhu tinggi nampak seperti rekasi oksida dari tembaga dan oksida plumbum dengan amonia di bawah ini

reaksi amonia dengan logam

Reaksi dengan Halogen

Amonia bereaksi dengan halogen dan menghasilkan produk yang berbeda-beda tergantung dari jenis halogen yang direaksikan.

Klor

Ketika amonium direaksikan dengan klorin terbatas akan menghasilkan amonium klorida dan jika direaksikan dengan klorin berlebih akan menghasilkan nitrogen triklorida. Berikut reaksinya

8NH3 + 3Cl2 (terbatas) → 6NH4Cl + N2

NH3 + 3Cl2 (berlebih) → NCl3 + 3HCl

Bromin

Reaksi amonia dengan bromin akan menghasilkan amonium bromida dan gas nitrogen

8NH3 + 3Br2 → 6NH4Br + N2

Reaksi dengan Karbon Dioksida

Sobat tahu apa itu urea? ternyata urea dihasilkan dari reaksi antara amonium dengan karbon dioksida. Ketika amonium dipanaskan (suhu 200ºC) bersama gas karbondioksida pada tekanan tertentu (80-200 atm) akan menghasilkan urea menurut reaksi

2NH3 + CO2 → NH2CONH2 + H2O

Jika sobat penasaran dengan senyawa urea silahkan baca apa rumus kimia urea.

Reaksi dengan Logam Alkali

Ketika amonia direaksikan dengan logam alkali seperti natrioum atau kalium akan menghasilkan senyawa amida dan hidrogen. Dengan natrium akan menghasilkan natrium amida dengan kalium akan menghasilkan kalium amida. Reaksinya sebagai berikut:

2Na + 2NH3 → 2NaNH2 + H2

2K + 2NH3 → 2KNH3 + H2

logam alkali ketika di masukkan ke dalam amonia cair akan larut dan menghasilkan larutan berwarna biru diiringi dengan pelepasan nitrogen. Warna biru mucul karena adanya elektron terlarut misalnya elektron yang berasal dari unsur natrium atau kalium. Masih banyak lagi sifat kimia dari amonia, jika sobat menemukan salah satu atau salah dua diantaranya silahkan dituliskan di kolom komentar di bawah.

Manfaat Amonia

Walaupun punya bau busuk menyengat yang notabenya tidak disukai oleh manusia, ternyata amonia punya banyak manfaat yang sangat penting. Berikut diantaranya.

  • Amonia sangat mudah terlarut dalam air menjadi sebuah larutan sehingga ia banyak digunakan sebagai bahan pembersih baik itu pembersih alat masak maupun alat-alat rumah tangga. Seringnya pembersih yang kita gunakan mengandung 5 sampai dengan 10% amonia.
  • Amonia adalah bahan utama dalam pembuatan rayon dan urea.
  • Zat ini juga digunakan dalam pembuaan pupuk seperti pupuk urea, amonium nitrat, amonium sulfat, dan sebagainya.
  • Di bidang industri furnitur, amonia digunakan sebagai bahan permbersih furnitur dan juga pembersih permukaan kaca.
  • Digunakan sebagai bahan baku pembuatan asam nitrat melalui proses Ostwald.
  • Dalam proses Solvay memerlukan amonia untuk menghasilkan natrium karbonat.






Yuk Bagikan
tags:

Leave a Reply

Artikel Tips Berhitung Terkait Amonia, Sifat dan Manfaatnya