Menghitung Massa Jenis Suatu Zat

Monday, November 28th 2016. | rumus fisika

Dear sobat hitung , pernahkah sobat mendengar istilah massa jenis? Dan apakah hal tesebut sama dengan massa benda? Apa saja yang mempengaruhi besarnya besaran turunan ini? Untuk mengetahuinya mari kita simak urain berikut!

Apakah massa jenis itu?

Masa jenis dikenal juga dengan sebutan densitas atau dalam bahasa inggris disebut density. Beberapa ada yang menyebutnya sebagai kerapaatan. Besaran turunan ini merupakan hasil bagi antara besaran pokok massa (lambang m satuan kg) suatu zat dengan dengan besaran turunan volume zat tersebut. Hubungan ketiganya bahwa massa jenis suatu zat itu sebanding dengan massa zat dan berbanding terbalik dengan volume suatu zat. Secara matematis dirumuskan:

 rumus massa jenis zat

Keterangan :

ρ =  kerapatan (kg /m3) (ρ dibaca rho)
m = Massa benda (kg)
V = Volume benda (m3)

Terus satuan apa yang digunakan untuk massa jenis?

Saat sobat belajar besaran dan satuan, sobat masih ingat tidak dengan besaran pokok dan besaran turunan? nah massa merupakan salah satu dari 7 besaran pokok, sedangkan massa jenis merupakan salah satu dari besaran turunan.perlu sobat ketahusatuan massa jenis itu diturunkan dari besaran pokok massa (kg) dan dari dari besaran pokok panjang (m). Satuan besaran turunan ini dalam SI (standar internasional) adalah kg/m3. Satuan lain dari kerapatan adalah gram/cm3

Berikut ini adalah tabel massa jenis dari beberapa bahan

 massa jenis berbagai zat

Contoh, suatu benda massanya 89 g memiliki volume 10 cm3, maka massa jenisnya jika dihitung dengan rumus di atasa adalah:

=  89 g / 10  cm3 = 8,9 g/ cm3

Berbagai bahan atau benda disekitar kita memiliki massa jenis yang berbeda. Benda yang cenderung padat memiliki massa jenis yang lebih besar. Misalnya besi akan memiliki massa jenis yang lebih besar jika dibandingkan dengan air. Massa jenis juga merupakan atribut atau karakteristik dari suatu zat. Asal sobat tahu zat yang memiliki massa jenis paling tinggi adalah Osmium (Os). Zat ini memiliki densitas sekitar 22,6 gram/ cm3. Diurutan berikutnya ada Iridium (22,4) , Platinum (21,450), dan Plutonium (19,8).

Contoh Cara Menghitung

Contoh Soal 1
Diketahui massa jenis kayu 375/m3 dan beratnya 1.500 kg, berapa volume kayu tersebut? ( volume jenis = massa benda/massa jenis).

Jawab:
Diketahui m = 1.500 kg
ρ =375/m3
volume = 1.500/375=4 m3

Contoh Soal 2
Diketahui satu 5 liter lumpur memiliki berat 10 kilogram. Hitunglah massa jenis lumpur tersebut dalam satuan kilogram/liter (massa jenis = massa/volume).

Jawab:
Diketahui m = 10 kg, V= 5 L
Densitas = 10/ 5 =2 kg/L.

Contoh Soal 3

Diketahui sebuah benda berbentuk kubus padat yang terbuat dari bahan sintetik memiliki kerapatan 250 kg/m3. Benda tersebut memiliki Volume 8.000 cm3. Hitunglah massa benda tersebut !

(massa benda = massa jenis x volume).
Jawab:
Diketahui ρ = 250 kg/m3
Volume kubus = 8.000 cm3 = 0,008 m3
Massa benda = 250×0,008= 2 kg

Latihan soal sobat !

Sebuah kubus kayu memiliki volume 10 cm3. Jika kerapatan kayu 150 g/cm3, maka massa kayu tersebut…
a. 1500 g
b. 500 g
c. 150 g
d. 15 g

Volum sebuah benda 6 cm3ditimbang massanya 36 gram, maka densitasnya adalah…

a. 6 gr/cm3
b. 8 gr/cm3
c.4 gr/cm3
d. 216 gr/cm3

Sebuah benda bermassa 600 g memiliki volume sebesar 800 cm3. Tentukan kerapatan benda, nyatakan jawaban dalam kg/m3!

a. 750 kg/m3
b. 600 kg/m3
c. 450 kg/m3
d. 250 kg/m3

Sekian dulu ya semoga materi perhitungan massa jenis ini bisa membantu sobat di rumah, Jumpa lagi esok!!







Yuk Bagikan

Leave a Reply

Artikel Tips Berhitung Terkait Menghitung Massa Jenis Suatu Zat